Header Ads

The True Beauty

kecantikan adalah  misteri.  Sebuah  kalimat  puitis  bikinan D'RISE sendiri  yang  menggambarkan  sekelumit tentang kecantikan. Atau bisa  juga “kecantikan adalah bayangan”, atau  “kecantikan  begitu  gelap  segelap  malam”, atau banyak lagi  yang  lain,  terserah  bagaimana  mata  D'RISEr  melihat apa itu kecantikan. Kenapa kata-kata  yang  D'RISE  gunakan  untuk  menggambarkan kecantikan itu  begitu  suram,  skeptik,  dan  pesimistik  yak?

Hmm,  jawabannya  karena  memang  “cantik”  itu  sulit didefinisikan. Sangat  subjektif,  tergantung  dari  mana kita  melihatnya.  Ada  cewek  yang  dari  belakang keliatan cantiiikkk banget, tapi  pas diliat dari depan… (terusin  deh  sendiri.. haha). Apakah cantik itu kulitnya  putih mulus? Idung mancung? Bibir tipis  merekah? Rambut panjang terurai (kalo  ketawa hihihihi)? Mata bulat seperti bola  pingpong? Apakah cantik itu  langsing  (sampe muat nyelip ke mana aja kaya'  iklan  WRP)? Apakah cantik itu  tinggi  semampai dengan bodi aduhai? Pasti  jawabannya  cantik  itu  nggak  melulu  begitu kan?

Karena ternyata ada orang  yang memandang bahwa cewek gendut  itu cantik (big is beautiful), cewek keriput  itu cantik (kata si kakek yang udah sama-sama keriput), cewek berkulit gelap itu  cantik  (kata  cowok  yang  serumpun  dengannya), dan banyak lagi pandangan  lain.  Sekali lagi  tergantung siapa yang  ngeliat. Sayangnya sekarang ini seolah-olah  ada semacam penjajahan opini tentang  kecantikan. Ada semacam pandangan  yang dijejalkan ke otak kita tentang apa  itu  cantik.  Bahwa  cantik  itu  harus  langsing,  kulitnya harus putih mulus,  rambutnya harus panjang terurai,  bola  matanya biru ato ijo,  bibir dan pipinya  merah  merona,  dsb  lah. 

Sehingga  pandangan-pandangan  tentang  kecantikan yang macam begitu tertanam  di dalam otak kita, untuk kemudian kita  tergiring lantas memandang cewek yang  nggak punya ciri-ciri itu sebagai nggak  cantik. Di sinilah kita kudu jeli  melihat  bahwa  ada  kepentingan-kepentingan  terselubung  di  belakang  itu  semua.  Bahwa ada kepentingan kapitalis yang  ingin  produk-produk kosmetik mereka  laku  dengan  c a r a   menanamkan  definisi  cantik  me n u r u t   me r e k a   (dengan ciri di  atas)  dalam  benak  kita.  De n g a n   kekuat an  modal   dan  kekuatan  medi a,  mereka terus  mempropagandakan definisi  kecantikan mereka. Agar cewek yang kurang  putih segera membeli krim pemutih kulit, yang  berkhasiat memutihkan kulit hanya dalam 7  hari (bombastis banget).

Agar yang keti-nya  item  dan kasar kaya parutan, segera beli  deodoran yang berhasiat memutihkan keti.  Agar  cewek  yang  tadi nya  ogah  mempertontonkan aurat  jadi  percaya  diri  mempertontonkan  aurat  (dengan  dalih  “pancarkan kecantikanmu”, atau “semua mata  tertuju padamu”). Na'uzubillah… Sampe hari kiamat kecantikan akan tetap  jadi misteri. Nggak akan ada yang tahu pasti  apa sesungguhnya dia. Karena tiap mata akan  memandangnya  berbeda.  Kalo  begitu  realitasnya,  lantas  untuk  apa  ada  Miss  Indonesia?  Untuk apa ada Miss Universe?  Jawabannya lagi-lagi  adalah  untuk bisnis.  Semua itu adalah jerat-jerat kapitalis. Sekarang


D'RISE mau ngasih definisi baru  soal kecantikan. Definisi ini  dirumuskan dari  deskri psi -deskri psi   Di a  yang  tel ah  menciptakan perempuan cantik, Allah Swt.  Perempuan cantik itu adalah dia yang terus  berusaha taat  kepada Allah dan RasulNya,  berjuang dalam dakwah untuk meninggikan  kalimatNya,  pandai  menjaga  diri  dan  keluarganya,  dan  cerdas  dalam  menggali  segala makna (ups,  jadi  inget  seseorang,  hehe). Perempuan seperti itulah  yang telah  membuat laki-laki  beriman jatuh  cinta, dan  tidak menginginkan lagi bidadari jelita, sebab  perempuan itu cantik tiada tara. 

di muat di majalah remaja islam drise edisi 03
Diberdayakan oleh Blogger.