Header Ads

Teteskan keringat ukhti tetesan demi revolusi

Siang  itu  ramai,  amat terik dan mencekik  siapa  pun  untuk  lebih  baik  berteduh di bawah pohon rindang. Namun  sekelompok perempuan yang sebenarnya  tidak perkasa, dikuatkan oleh Allah untuk  menuntaskan agendanya. Ritual siang itu  dimulai dengan panjat doa penuh harap agar  kiranya Allah membuka hati orang yang  mereka singgahi,  dan supaya  apa yang  mereka bagi tidak dibuang ke tempat sampah.  
Setengah lusin  perempuan jilbaber  berdiri  berarakan di  trotoar  Universitas Sumatera  Utara, membagikan selebaran. Kadang buletin,  kadang selebaran propaganda bermuatan Islam  ideologis.  Heran juga ya. Biasanya perempuan kan  ogah-ogahan  kalo  aktivitas  di  bawah  terik  matahari. Yang takut  item  lah,  panas lah,  dan  lainnya.

”Yahh,... namanya juga usaha, Kak. Nggak  papalah panas dikit, asal ide Islam tersampaikan”  ujar Chintia, salah satu jilbaber siang itu. Aktivitas  atau uslub  dakwah para akhwat ini  cukup layak  dicontoh. Mulai dari tempel-menempel propaganda  tiap  bulan,  gerilya membagikan undangan  kajian  di  taman-taman,  sampai  membagikan  buletin  yang  biasanya dilakoni  setel ah  pengajian jum'at.  Yuk, kita simak sedikit kisah  indah mereka.

 Tanya: Apa sih target dari agenda semacam ini ? Jawab:  target  kita sih semoga media-media  Islam  yang  kita  bagikan ini  bisa  jadi  filter  membendung pemberitaan media kafir. Ini bagian  dari upaya pencerdasan umat gitu. Tanya: Gimana reaksi khalayak dengan aktivitas  ini? Jawab:  Macem-macem, Kak. Ada yang menolak,  ada yang takut.  Namun tidak  sedikit juga  yang  bersimpati. Kita terima  berbagai masukan & kritik  melalui nomor kontak yang bisa dihubungi. Benturan  pemikiran, suatu keniscayaan.  Tanya: Ada pesan khusus ngga buat D'RISEr ?


Jawab:  Apapun  uslub  dakwahnya,  selama  tidak  melanggar syara' maka laksanakan dengan gembira. Tak  perlu takut matahari, karena kelak dia akan jadi saksi atas  aktivitas ini. Tetes keringat kita hari ini  akan kita panen  dalam revolusi  suci ala Rasulullah yang –Insya Allah-  sudah di depan mata. Hemm... Boleh juga nih!!! Tetesan  keringat ukhti, tetesan demi revolusi ! Amiinnn [Alga] 
Diberdayakan oleh Blogger.