Header Ads

Teman Lebay

Assalamu'alaykum Wr.Wb.    

Mbak,  saya  punya  problem di hidup saya. Mbak,  saya mau nanya gimana  sih  caranya biar kita bisa sabar  menghadapi teman yang selalu  lebay dan selalu memamerkan  apa yang dimilikinya dan suka  berbicara  yang  berlebihan  karena  saya  merasa  tidak  nyaman jika dekat dengan dia.  Mohon  jawabannya.  Terima  kasih (Widy-Pandeglang).

Wa'alaikumussalam Wr.Wb
.
Dik Widy yang senantiasa  berusaha untuk sabar,  pertemanan memang tidak  selamanya berjalan  menyenangkan. Terkadang ada  masalah di antara dua orang  yang berteman atau  bersahabat. Hal tersebut terjadi  karena masing-masing orang  memiliki perbedaan, seperti  berbeda pemikiran, sikap,  dan  lain sebagainya. Di sinilah diperlukan kearifan sikap agar  persahabatan  tetap terjaga,  namun tetap dalam bingkai  keridhoan Allah SWT.


Dik Widy, teman adalah  seseorang yang dekat dengan  kita. Dimana hari-hari menjadi  indah dengan adanya teman  yang senantiasa hadir untuk  mewarnai tiap detik yang kita  lalui. Ketidaknyaman ketika  berada dekat dengan teman  adalah satu hal yang wajar  ketika memang teman kita  memiliki sikap dan kebiasaan  yang kurang baik. Teman yang  lebay, dimana selalu  memamerkan apa yang  dimilikinya dan berbicara  berlebihan akan menjadikan  orang-orang yang ada di  sekitarnya merasa tidak  nyaman, meskipun pada  awalnya sikap tersebut dianggap  sebagai hal biasa dan hanya  sekedar lelucon penyegar  suasana.

Segala sesuatu yang  berlebihan adalah tidak baik,  termasuk juga dalam bersikap  dan berbicara ”Barangsiapa  yang beriman kepada Allah dan  hari akhir, maka hendaklah ia  berkata baik atau diam ”(HR.  Bukhari Muslim), dan orang  yang beruntung adalah orang yang menjauhkan diri dari  perbuatan dan perkataan yang  tidak berguna (TQS. Al  Mu'minun:3).

Berkata baik  adalah sesuatu yang dianjurkan,  sebaliknya berkata yang tidak  berguna seharusnya dihindari.  Seseorang Lebay biasanya  karena didorong keinginan  untuk mendapatkan pujian dan  perhatian dari sekelilingnya,  serta mendapatkan pengakuan  atas eksistensi bukan berbuat  dan berbicara karena ada suatu  kepentingan.  

Dik Widy, untuk  menghadapi sikap teman  memang dibutuhkan kesabaran.  Akan tetapi sikap teman yang  kurang baik tersebut tidaklah  cukup dihadapi dengan sikap  sabar. Sebagai teman yang baik  dan menginginkan kebaikan bagi  teman, kita harus berusaha  untuk merubahnya. Disinilah  aktivitas amar ma'ruf nahi  munkar, yaitu mengajak kepada  kebaikan. Coba sampaikan  kepada teman Adik bahwa  sikapnya selama ini tidak sesuai  dengan Islam.

Jika berbicara,  ajaklah untuk membicarakan  sesuatu hal yang lebih  bermanfaat, seperti berdiskusi  tentang Islam atau pelajaran sekolah. Sedangkan untuk  melatih kesabaran, yang  pertama harus kita yakini bahwa  kesabaran adalah perintah Allah  dan kemarahan adalah hal yang  dilarang. Jika kita memiliki niat  untuk menjadi orang yang sabar  maka Allah akan memberikan  kemudahan. Barangsiapa yang  berusaha untuk sabar, maka  Allah akan menjadikannya  mampu bersabar.


Setelah  meniatkan diri bersabar,  berusahalah untuk tidak mudah  terpancing dengan sikap teman.  Tanggapi sikap teman dengan  sikap wajar.  ”Tidak ada  pemberian yang diberikan  kepada seseorang yang lebih  baik dan lebih luas daripada  kesabaran (Mutafaq 'alaih).” Dik  Widy, selamat berusaha untuk  melatih kesabaran. [] 
Diberdayakan oleh Blogger.