Header Ads

SEKOLAH DI SEKOLAH MON MUSLIM

ASALAMUALAIKUM USTD BAGAIAMAN HUKUMNYA KALO KITA SEKOLAH DI SEKOLAH NON MUSLIM TAPI KITA TETAP KOK BOLEH SOLAT DAN ADA PELAJARAN AGAMA ISLAM JUGA DARI GURU YANG DI DATANGKAN DARI LUAR TRIMAKAISH
(NANDA - BOGOR)

Wa'alaikumussalam Wr.Wb.
Nanda yang dirahmati  Allah, semoga Allah senantiasa  melindungi Nanda dan  keluarga ya, amiin. Kondisi ini  sebenarnya cukup banyak  terjadi, karena banyak orang  tua yang kurang mengerti  tugasnya yang mulia sebagai  ayah dan bunda dari anak-anak amanah Allah SWT.  Masih banyak Orang tua yang  menganggap keberhasilan  mendidik anak dinilai dari  prestasi akademis semata. Sebenarnya, tujuan  Pendidikan Islam ada 3 yaitu  

(1) mencetak anak/generasi  Islam yang berkepribadian  Islam ('aqliyyah dan nafsiyyah  nya),
(2) menguasai tsaqafah  islamiyyah dan
(3) memiliki  kecakapan hidup/ life skills. 

Banyak ayat Al-Quran, hadist  Nabi dan ketetapan shahabat  yang menetapkan ke-3 tujuan  utama pendidikan Islam itu. Al-Quran mencontohkan doa  “Yaa Allah berikanlah  kepadaku anak-anak yang  sholeh” (TQS.Ash-Shoffaat: 100).  Orang sholih bukan hanya  rajin ibadah mahdhoh, tapi pasti  otomatis mengetahui betapa  pentingnya penguasaan ilmu  dan teknologi untuk  mewujudkan ke-sholih-annya  dalam kehidupan  bermasyarakat.

Hal ini terlihat  dari generasi Islam masa lalu  yang sholih sekaligus mengusai  iptek. Nah, generasi sholih ber-kepribadian Islam ini hanya akan  lahir dalam proses pendidikan  dari para pendidik dan  lingkungan yang Islami juga.  Artinya sangat tidak mungkin  tujuan pendidikan itu bisa  tercapai dengan 'menyerahkan  anak-anak generasi harapan  ummat' ke lembaga pendidikan  non-Islam.

 Memang bisa jadi  proses pembelajaran  akademiknya bagus, sarananya  lengkap dan modern, namun  tetap tidak mungkin lepas dari  'pengaruh lingkungan dan  penanaman kebiasaan hidup'  (langsung atau tidak langsung)  dari para guru dan teman-teman  belajarnya. Anak yang sekolah di  sekolah non-Islam akan memiliki teman baik, kebiasaan harian,  guru favorit dari kalangan  non-muslim pula.

Hampir bisa  dipastikan anak tersebut tidak  akan berani menolak ajakan-ajakan dan kebiasaan mereka  karena takut dijauhi  lingkungannya. Dan perlu  dipahami Ananda, bahwa  semua sekolah non-Islam pasti  membawa 'missi' dari  agamanya dan nyaris selalu  mendapat bantuan dana  sangat banyak dari komunitas  dan lembaga missi nya di  dalam maupun luar negeri.  


Karenanya mayoritas ulama  memang mengharamkan  orang tua menyekolahkan  anak-anak muslim nya di  sekolah non muslim. Para  ulama yang tergabung dalam   Badan Kerjasama Pondok  Pesanten Indonesia (BKSPPI)  dalam satu sidangnya pada  tanggal 16 Januari 1994  memfatwakan Haram  Hukumnya Menyekolahkan  Anak-anak Muslim di Sekolah-sekolah Kristen/Katolik.  Wallahu a'lam. [] 
Diberdayakan oleh Blogger.