Header Ads

Revolusi Menggas Jalanan

Bukan Alga namanya kalo sampe  kelewatan berita-berita renyah.  Bukan Hikari pula ceritanya jika  tak mampu menanggap gejala asik  rupa. Dan dalam investigasi yang  'mengendap-endap' ini, kami hadirkan  ke tengah D'RISEr sekalian dua  liputan yang asiiiikkk sangat. Dua-duanya turun ke jalanan. Ya, kawan!  Revolusi menggagas jalanan! Ciittt.... 

......PUSJAL, Cerdas Untuk Semua Sudah saatnya, kita minta angkat kaki  rasa sombong dari muka bumi ini.  Bahwa kecerdasan bukan hanya milik  borjuis. Bahwa meski 'orang miskin  dilarang sekolah' -seperti kata Eko  Prasetyo- namun tak boleh ada alasan  buat kita untuk tidak cerdas. Ya,  karena cerdas untuk semua. Itulah  misi mulia yang menjadi cetusan  rekan-rekan pegiat PUSJAL untuk  mengembangkan tikar lusuh mereka di  trotoar jalanan. Membongkar isi lemari  mereka, mengutipi buku-buku milik  kawan mereka agar tak cuma rayap  saja yang mati kekenyangan,  memakani lembaran bukut-buku.  Maka PUSJAL dari teman-teman Bandung pun digelar.

PUSJAL  alias Perpustakaan Jalanan  merupakan saranan pencerdasan  untuk menyemarakkan kecerdasan  melalui membaca. Karena mereka  yakin buku ibarat jendela dunia,  sumber informasi. Beberapa  dari mereka tampak  berbagi  peran. Mulai dari mencari  buku-buku,  nge-tem (kaya angkot gitu yak? Hehe),  melayani pengunjung yang bertanya,  bahkan menggelar diskusi kecil di  pinggiran. Rutinitas ini dilakoni di akhir  minggu, agak sorean gitu (ya  ampuunn.,,, keren amat. Weekend with  revolution-idea).  

Aktivitas ini tergolong unik,  mengingat makin minimnya perhatian  masyarakat pada perbaikan generasi  dengan mengaktifkan budaya  membaca. Apalagi dengan lesehan  seperti ini, makin bikin penasaran gitu  loh. Satu per satu, para pejalan kaki  mampir. Orang-orang berkumpul, larut  dalam bacaan masing-masing.  Mengernyitkan dahi dalam keheranan,  menikmati huruf-huruf, dan mudah-mudahan dari sinilah tumbuh keinginan  untuk bangkit. Kita buktikan kawan, sungguh  revolusi bukan cuma NATO (no action  talk only)!
 Aktivitas ini jadi benih-benih  kebangkitan yang ditumbuhsuburkan  sedikit demi sedikit. Eits, PUSJAL tak  sampe di situ loh… Pustaka Jalanan itu  akhirnya menjadi rumah singgah bagi  yang memang berniat mampir. Maka  seorang kawan yang sepertinya tak  bosan berinovasi, menyulap ruang  kost-nya menjadi Taman Revolusi  (Revolt Park).

Di Revolt Park, pustaka  jalanan itu ditata kembali ke dalam rak-rak sederhana dan manis dengan  nuansa membaca. Sekali lagi, cerdas  itu milik semua. Walau tidak mewah,  ruang itu terlihat menyimpan ratusan  impian untuk menaikkan  derajat  orang-orang yang term arginalkan,  terpinggirkan. Sambil membaca, kamu bisa  memesan sedikit cemilan. Wuuihhhh........  (Bukankah membaca tanpa cemilan, rasanya  kurang lengkap ? hehe... Alga banget kalo  urusan ngemil) Bertolak dari Paris Van Java, kita  meloncat ke Makassar.

Tempat di mana Allah  ta'ala memamerkan karya ciptaaanNya Pantai  Losari yang indah luar biasa. Di tempat itu  pula, maka saksikanlah PerJal digagas oleh  pemuda-pemuda Islam (Perpustakaan Jalanan  juga geto loh, cuma beda akronim doang).  KEPAL LOSARI, begitu mereka menyebutnya.  KEPAL LOSARI adalah akronim  KELOMPOK BACA PERPUSTAKAAN  JALANAN –LOSARI. Generasi Islam yang  punya gawean brilian ini adalah sebuah  komunitas intelektual muda muslim yang  bernama Menara Syndicate. Kawan-kawan  dari Menara Syndicate ini menggelar buku-buku mereka di salah satu sudut Pantai Losari  di Makassar. Sebuah aktivitas sederhana yang  didasari spirit luar biasa untuk membuat  kecerdasan menjadi milik semua orang, dan  seruan untuk menegakkan ideologi Islam  bersuara lebih keras. Yup, congratulation...  


Semoga kita semua makin kreatif dalam  mengembangkan sayap-sayap dakwah, energi  perjuangan yang tak ada habis-habisnya.  Revolusi menggagas jalanan! Ini cara gue! Catatan di Kaki: Terima kasih yang mendalam  atas kiriman softcopy buletin KEPAL LOSARI  kepada kami. Terima kasih untuk link PUSJAL  dan Revolt Park yang mampir ke inbox kami.  Semoga kita konsisten dalam perjuangan!  Allahu Akbar! [duet maut D'RISE, Alga &  Hikari]. 
Diberdayakan oleh Blogger.