Header Ads

Pelajar Terkapar : The True Beauty

hoy  D'RISEr… D'RISE nongol lagi dengan  beragam cerita yang bakal bikin kita  H semua sadar sesadar-sadarnya tentang  seperti apa kehidupan yang kita alami  sekarang ini. Di bulan ini kita jadi inget sama  yang namanya dunia pendidikan, dan dunia  pendidikan erat banget kaitannya sama pelajar.  Yup, pelajar kaya kita-kita inilaaaah. Berasa  aneh juga yak kita ngomongin diri kita sendiri.  Tapi nggak apa-apa. Kalo nggak aneh mah  bukan D'RISE namanya.

Let's keep in touch  with ourself. Katanya kita bakal lebih keren kalo  kita kenal diri kita sendiri.Mari… Haduh, jangan tersungging eh tersinggung  yah.  D'RISE liat dunia kita, dunia pelajar ini, udah  bener-bener memprihatinkan. Kian hari berlalu  wajahnya kian muram dan hitam (beuuu puitis).  Beneran lho, nggak tega banget ngeliatnya.  Tubuh para pelajar udah kebelit berbagai kasus  yang menyesakkan dada. Mulai dari seks  bebas, pornografi, aborsi, narkoba, rokok,  kekerasan, kriminalitas, dan banyak lagi yang  lain. Mau diterusin nih ceritanya? Beneran  mau? Oke deh. Walau dengan hati yang hancur  luluh (beuuu puitis lagi, D'RISE lagi lebay kali  inih).

Produsen video porno sekarang ini bukan  lagi cuman dari luar negeri semacam Vivid  Enterprise, tapi udah merambah ke produsen  dalam negeri, walaupun produksi video  pornonya masih pake metode yang amatiran,  biasanya pake kamera HP. Parahnya lagi  produsen video porno ini kebanyakan pelajar  kaya kita-kita. Di Magetan beredar video mesum pelajar  SMP bersama pacarnya yang pelajar SMA.  Menurut keterangan dari Antara News,  pemeran adegan haram itu adalah seorang  siswi SMPN 1 Maospati yang baru kelas 9 dan  berinisial T. Umurnya baru 15 tahun. Adegan  porno itu dia lakuin bersama pacarnya, seorang  siswa salah satu  SMA di Magetan.

Kalo diliat dari latar  belakang pengambilan gambar, diduga  perbuatan mesum itu dilakukan di salah satu  SMA di kota Magetan. Cewek siswi SMP-nya  juga ternyata orang dusun lho. Dia tinggal di  Dusun Nglorok (udah dusun nglorok lagi),  Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati,  Kabupaten Magetan. Tuh kan ternyata bukan  orang kota doang yang pada mesum, orang  Don't Try This at Home dusun juga nggak jauh beda  mesumnya. Huff. Lewatin Magetan sekarang kita loncat ke  Kediri.

Di kediri beredar video porno hasil  produksi anak bau kencur yang berjudul  “Memori Sumber Podang” (nama salah satu  tempat wisata di Kabupaten Kediri berupa  bendungan di daerah pegunungan). Video  yang berduras 6 menit 15 detik itu  menggambarkan perbuatan mesum anak bau  kencur yang dilakukan di bawah sebuah  pohon besar. Gila bener, bandot aja mau  kawin ngumpet-ngumpet. Bener-bener otak  mesum, napsu udah di ubun-ubun nggak  mandang tempat lagi, langsung gasak. Sekarang kita teleportasi ke Ponorogo. Di  sana beredar video porno seorang siswi SMK  bersama pacarnya yang berdurasi sekitar 1,45  menit. Video itu ternyata direkam oleh kamera  HP milik pelaku sendiri. Hebbboohhh. Woits, penderitaan masih panjang lho.  

Menurut mantan Meneg Pemberdayaan  Perempuan, Meutia Hatta, dari 500 video  porno yang beredar, 90% diantaranya dibuat  dan diproduksi oleh pelajar. Parah bener.  Beredarluasnya pornografi ini kemudian  berakibat logis pada bobroknya moral para  pelajar. Di Mojokerto, sepasang siswa-siswi SMK,  yang cowok berinisial MI (15 tahun), yang  cewek berinisial AN (16 tahun), berasyik  masyuk melakukan apa yang disebut sebagai  making love alias berzina di salah satu kamar di  rumah AN, di Desa Sawahan, Kecamatan  Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Mereka berani  indehoy asoy geboy kaya gitu untuk  memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan  ketika keluarga AN lagi pada pergi ke Surabaya.  Eh ternyata seorang sodara AN mergokin  mereka berbuat zina, akhirnya diaraklah dua  pasangan haram itu keliling kampung tanpa  busana sehelai pun alias telentang eh telanjang.  

Si AN hanya bisa menangis menahan malu,  sementara si MI harus menerima hadiah  tambahan berupa bogem mentah dari warga.  Nah rasakanlah mata pencaharian sendiri. Sekarang kita terbang ke Sumenep. Kita sebut  aja nama cewek imut usia 16 tahun itu adalah Mawar. Si Mawar mbela-mbelain bolos sekolah cuma buat  kencan sama pacarnya seorang lelaki  pengangguran, sebut saja namanya Aldo (19 tahun). Si  Mawar adalah warga Desa Kolor (nama desanya kaya nggak  ada nama laen ajah), Sumenep. Si Aldo adalah warga  desa Parsanga, Sumenep.

Aldo dan  Mawar, mungkin karena napsu udah  memuncak di ubun-ubun mereka,  bercumbu secara darurat di sebuah  rumah kosong pada Rabu siang  (3/3/2010). Si Aldo udah dalam  keadaan tanpa busana sementara si  Mawar masih pake seragam putih abu-abu ketika warga setempat  memergokinya, dan langsung  menggelandang mereka ke Polsek  Sumenep. Fiuh mengerikan amat sih. Di salah satu SMA negeri di  salah satu kota di Jawa Barat (nggak  boleh dikasih tau persis di mana)  seorang siswi pernah kedapatan  keguguran sampe berdarah-darah, oouuwww.

 Itu bikin geger  seisi sekolahan lho, sampe siswi itu to the point di-DO. Di  internet beredar sebuah poster yang  secara jenaka  mengatakan “Kenakalan pelajar saat ini bukanlah tauran…  tapi ngexxxt,  karena kalo tauran rasa'a sakit, tapi kalo  ngexxxt rasa'a enak.” Kacau tenan. Kalo kata D'RISE mah yang rada seru yang ini nih.  Ceritanya gini. Pada suatu hari datanglah seorang siswa  menghadap kepada gurunya. Dia melapor bahwa ada  beberapa kawannya yang suka berbuat mesum di dalam  kelas pada saat istirahat atau ketika guru nggak masuk  ngajar.

Gegerlah para guru mendapatkan laporan seperti itu.  Akhirnya para guru membentuk tim investigasi untuk  membuktikan laporan itu. Disusunlah rencana untuk  menjebak siswa-siswi bengal itu dan menangkap basah  mereka. Kemudian secara sengaja guru-guru tidak masuk  kelas, membiarkan salah satu jam pelajaran kosong, sambil  terus mengintai siswa-siswi mereka. Keliatan bahwa para  siswa girang  banget kalo guru nggak masuk (hayo ngaku).  

Ada yang keluar kelas, ke kantin, dll. Ternyata ada juga  sekelompok siswa yang agak berbeda, mereka nggak keluar  kelas kaya yang lain. Ternyata di dalam kelas itu mereka  melakukan perbuatan mesum seperti berpelukan dan ciuman.  Parahnya perbuatan itu mereka lakukan secara berjamaah di  depan mata teman-teman mereka. Bener-bener amburadul.  Peristiwa itu terjadi di kota Samarinda, di Madrasah  Tsanawiyah Model Samarinda. Hah madrasah? Iye  madrasah! Gile beneeerr. Sebanyak 14 orang siswa yang  terdiri dari kelas 1, 2, dan 3 langsung di DO oleh pihak  sekolah karena perbuatan asusila itu. Yang kelas 3 batal ikut  UN.

Kalo tadi kasus-kasus dari anak SMP dan SMA,  sekarang kita beralih kepada kasus-kasus dari dunia SD.  Huweh adik-adik kita ini juga nggak mau ketinggalan.  Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Yayasan Kita dan  Buah hati yang dilakukan sepanjang tahun 2008 di wilayah  Jabodetabek berhasil ditemukan bahwa sebanyak 66% siswa  SD menyaksikan pornografi dari berbagai media. Survey yang  dilakukan kepada 1.625 siswa SD kelas 4 sampai 6 itu  mengungkap sebanyak 30% siswa SD menyaksikan  pornografi di kamarnya sendiri atau di rumahnya. 

Oh my God. Dalam penggunaan barang-barang laknat kaya  narkoba pun pelajar berada di garda terdepan. Menurut data  dari Badan Narkotika Nasional (BNN), dari 3,2 juta pengguna  narkoba di Indonesia,  sebanyak sejuta di antaranya adalah  pelajar. Masih menurut data dari BNN, sepanjang tahun 2006  tercatat ada 800 anak SD jadi pecandu narkoba, dan  separuhnya ada di Jakarta. Sekarang udah tahun 2010,  jangan-jangan angkanya udah membengkak berkali-kali lipat. Narkoba biasanya diawali sama rokok.

Mengutip berita  dari Tempo interaktif ternyata jumlah perokok remaja di  Indonesia itu adalah yang tertinggi di dunia lho.  Sebuah prestasi  yang memprihatinkan. D'RISEr  juga mungkin pernah dengar  berita tentang seorang anak  balita usia 4 tahun yang udah jadi  perokok aktif. Bayangin, balita  umur 4 tahun lho, mau jadi apa  dikau nduk? So don't try this at  home, parental advisory  recommended. Just Learn This at Home Hiks, D'RISE sedih banget.  Keeennaaapaah…kenapah  semuah ituh bisah terjadih?  Kalo kita coba teliti, semua hal  memprihatinkan yang terjadi itu  bisa dikembalikan kepada dua sebab.  Yaitu sebab-sebab personal dan sebab-sebab sistemik.  

Kawan-kawan kita yang terjerumus jurang kemaksiatan  itu bisa jadi karena mereka memperturutkan hawa nafsu  mereka sendiri, karena menuruti nafsu, rasa malu jadi ilang,  jadilah mereka melakukan yang begituan. Bisa juga karena  mereka nggak cukup kuat untuk bertahan dari ajakan temen-temennya, akhirnya mereka terjerumus. Di sini ada tekanan  temen sepermainan (istilahnya peer pressure), dan temen-temen kita itu nggak kuat menahan tekanan itu, akhirnya  mereka ikut aja ajakan temen-temennya yang nggak bener. Di  sinilah Islam ngajarin kita untuk selektif milih temen. Kita boleh  kenal sama siapa aja, tapi kita jangan bertemen deket sama  siapa aja.

Bertemennya sama orang-orang yang soleh aja. Itu  yang secara personal. Sebab yang lebih mengerikan dan lebih besar adalah  sebab sistemik. Maksudnya, semua kebobrokan pelajar itu  terjadi akibat diterapkannya sistem kapitalisme-sekular  (kapsek) di tengah-tengah masyarakat kita dan oleh negara. Di  dalam ideologi kapsek itu ada sebuah paham yang bernama  liberalisme dan permisifisme, paham yang mengajarkan  pergaulan bebas. Nah baik secara sadar maupun nggak sadar  para pelajar mengamalkan paham ini, sehingga pergaulan  mereka jadi kacau beliau kaya begitu.

Di dalam ideologi kapsek  juga ada paham hedonisme, paham ini menekankan bahwa  hidup itu yang penting enak, yang penting senang, jadilah para  pelajar terjebak dengan hura-hura dan foya-foya doang. Semua hal ini makin diperparah dengan diterapkannya  kapsek itu oleh negara yang kemudian menciptakan berbagai  peraturan yang berbau liberalisme, permisifisme, dan  hedonisme, yang semuanya itu mendorong terciptanya  lingkungan yang rusak, yang kemudian menyebabkan rusaknya  pelajar kita. Sistem kapsek ini pun berkontribusi besar pada  terciptanya sistem pendidikan sekular materialistik, yang juga  menjadi sebab amburadulnya pelajar kita. Trus gimana dong? Kehidupan begini mengerikan tak  tertanggungkan (beuu puitis lagi).


Yup kita sama-sama aja  berpegang teguh pada agama kita, Islam. Kita pelajari Islam  dengan serius, dengan kata lain ayo kita ngaji. Dengan  mengetahui Islam dan hukum-hukumnya mudah-mudahan kita  jadi ngerti bagaimana caranya menjalani hidup yang bener,  gimana caranya bergaul yang bener, dengan kata lain kita jadi  tau mana yang bener dan mana yang salah. Eitt, tapi nggak  berhenti sampe di situ, kita juga kudu memperingatkan temen-temen kita dari bahaya kehidupan kapsek sekarang ini. Kita  harus menularkan pengetahuan kita sama temen-temen kita  yang laen, intinya adalah dakwah. Dengan dakwah itulah  nantinya akan terdorong sebuah perubahan besar-besaran  menuju tegaknya syariat Islam secara total dalam kekhilafahan.  Yup, solusi Islam emang luar biasa, kenapa nggak kita coba  ajah… [Sayf] 
Diberdayakan oleh Blogger.