Header Ads

PARA WANITA PERKASA

Sejarah Islam mencatat nama-nama  wanita teladan yang layak kita idolakan.  Miss Universe, miss world, miss call,  atau miss understanding mah gak ada  apa-apanya. Wanita-wanita muslimah di  bawah ini nggak cuman 'berprestasi' di  dunia, tapi juga di akhirat kelak karena  termasuk golongan perempuan-perempuan di sekitar Rasulullah saw  yang dimulikan Allah swt. Jas cekidot!

> Khadijah binti Khuwailid. Istri  pertama Nabi saw ini boleh dibilang  sosok istri teladan sepanjang sejarah.  Gimana nggak, beliau wanita pertama  yang mengimani ketika Muhammad  diangkat jadi Rasul. Ketika siksaan  kaum Quraisy datang silih berganti  menerpa Rasul, Siti Khadijah tetap setia  mendampingi dan membela Rasul.  Khadijah rela mengorbankan seluruh  hartanya untuk mendukung perjuangan  dakwah Rasul. Dan hanya dari Khadijah  Rasul dikaruniai keturunan. Allah pun  memberikan penghargaan atas  pengabdian dan kesetiaan Khadijah  dengan menyiapkan sebuah istana sejuk  dan dama yang terbuat dari permata di  surga. (HR. Bukhari).  

> Arwa binti Abdul Muthalib. Sebelum  bersyahadat, bibi Rasul saw ini  termasuk salah satu orang yang  melindungi keponakannya. Apalagi  setelah masuk Islam, pembelaan  terhadap Rasul nggak ada matinya.  Bahkan beliau memerintahkan anaknya,  Kulaib bin Umair, untuk selalu patuh dan  taat kepada Rasul saw. Ketika Kulaib  diadukan oleh orang Quraisy karena  memukul Abu Jahal yang sedang  mempersiapkan pasukan untuk  menganiaya Rasul, Arwa dengan  tegas membela anaknya. Sosok ibu  teladan ini bilang, “Hari yang terbaik  bagi Kulaib adalah hari dimana ia  membela putra pamannya  (Muhammad saw) karena memang  apa yang ia bawa adalah kebenaran  yang datang dari Allah.”  

>   Nasibah binti Ka'ab al-Anshariyah  (Ummu Umarah). Siapa bilang wanita  gak boleh terjun ke medan perang.  Ummu Umarah telah membuktikannya  kalo wanita juga punya hak untuk ikut  ambil bagian dalam barisan jihad.  Ummu Umarah sebagaimana  dituturkan Ibnu Sa'ad dalam Thabaqat-nya, telah ikut dalam Perang Uhud, al-Hudaibiyah, Khaibar, Umrah al-Qadhiyah, Hunain, serta hari al-Yamamah dan tangannya pun  terpotong pada saat ia sedang  berjihad. Dalam perang uhud, wanita  pejuang ini terjun ke medan  peperangan dengan membawa kendi  untuk memberi minum para tentara  dan ikut berperang hingga terluka  sebanyak dua belas luka.

 > Ummu Sinan al-Aslamiyah. Ia  adalah salah satu sosok wanita perawat yang jadi tim medis dalam peperangan yang  dilakukan Rasul. Wanita yang berasal dari  suku Ghimar Aslam ini datang menghadap  Rasul pada saat beliau akan pergi ke  Khaibar untuk berperang. Ummu Sinan  berkata, “Wahai Rasulullah, bolehkah saya  keluar bersamamu (ke Khaibar), saya akan  memberi minum mereka (tentara) yang  dahaga, saya obati mereka yang sakit dan  terluka, dan saya akan membawa mereka  pulang.”. Rasul pun mengizinkannya, dan  Ummu sinan berangkat bersama Ummu  Salamah, istri Rasul.  


>    Aisyah binti Abu-Bakar. Putra pertama  Abu Bakar ash-Shiddiq ini adalah sosok  wanita yang berwibawa dan cantik. Tak  heran kalo Aisyah dapat julukan Humaira  (yang kemerah-merahan pipinya).  Istri  Rasul ini dikenal sebagai wanita pandai dan  cerdas seperti digambarkan Imam Adz-Dzahabi, “Saya tidak pernah menjumpai di  umat ini bahkan dikalangan para wanita,  seorang wanita sepandai Aisyah”. [341 
DI MUAT DI MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE EDISI 02
Diberdayakan oleh Blogger.