Header Ads

Broken

Abad ke-20 dan abad ke-21 masehi  adalah masa-masa kelam bumi ini dan  kemanusiaan. Penganiayaan,  pembunuhan, penghancuran, kelaparan  dan peperangan, menghiasi perjalanan  waktunya. Paruh pertama abad ke-20  dimulailah parade peperangan besar  dengan apa yang disebut sebagai  Perang Dunia (jilid 1 dan jilid 2).

Perang  yang mengerikan itu telah memulangkan  puluhan juta manusia ke alam baqa.  Pasca Perang Dunia ternyata nggak  berubah jadi lebih baik, terjadi  penindasan dan ketidakadilan  organisasi-organisasi global macam  GATT (General Agreement on Tariffs and  Trade), kemudian WTO (World Trade  Organization), WHO (World Health  Organization), yang kesemuanya itu  menyebabkan penindasan manusia,  kelaparan di Afrika, menyebarnya  penyakit-penyakit baru yang mematikan,  dan banyak hal mengerikan lainnya.  
Semuanya itu dikomandani oleh  Amerika. Kemudian semuanya  dilanjutkan dengan perang Irak-Kuwait,  Perang Teluk, dan banyak lagi perang-perang lainnya. Masukl abad 21 ada  perang Amerika di Irak dan Afganistan,  yang semuanya itu dilakukan tanpa  dasar (karena semua yang jadi dasar  untuk menyerbu Irak dan Afganistan itu  nggak bisa dibuktikan). Dan semua  penindasan itu, yang menjadi korban  utamanya adalah kaum muslimin.

Pada suatu masa pernah terjadi di  muka bumi, tak ada orang yang bersedia  menerima harta zakat, perkembangan  sains dan teknologi melonjak pesat,  kesejahteraan merata kepada semua  pihak, dan orang-orang bahagia. Itulah  masa-masa di mana syariat Islam  diterapkan secara menyeluruh dalam  sistem kekhilafahan. Sayangnya masa-masa itu telah berlalu lama sekali dan  digantikan dengan apa yang tadi disebut  di paragraf pertama.

Sungguh  mengerikan. Dan benarlah semua itu  terjadi ketika Al-Quran dan sunnah tidak  lagi digunakan untuk menghukumi apa  yang terjadi di hidup ini. Masa-masa jaya  saat Al-Quran dan sunnah diterapkan itu  sekarang seolah-olah seperti mimpi dan  romantisme sejarah, dan jadi alasan  tidak mungkinnya semua itu diwujudkan  kembali. Padahal terwujudnya hal itu  adalah janji Allah yang pasti benar. Tanggung jawab generasi Islam-lah  untuk mewujudkan semua itu kambali,  sebab kalau penjajahn ini dibiarkan  bertahan lebih lama lagi, akan ada lebih  banyak lagi manusia yang menderita  dan mati pelan-pelan.

Rasakanlah  tanggung jawab itu, lalu berjuanglah,  bergeraklah, demi Islam, demi umat  manusia, demi keluarga, dan demi diri  kita sendiri. Jangan diam berpangku  tangan lagi 
Diberdayakan oleh Blogger.