Header Ads

AYO TOBAT INGAT AKHERAT!

Dengarlah hai sobat/Saat kau maksiat/Dan kau bayangkan ajal  mendekat/Apa kan kau buat/Kau takkan selamat/Pasti dirimu habis dan  tamat/Bukan ku sok taat, sebelum/terlambat/ayo sama-sama kita  taubat/dunia sesaat/awas kau tersesat/ingatlah masih ada  akhirat/astaghfirullahal'adzim (Wali Band-Tomat)

Dengar lagu Tomat alias Taubat Maksiat diatas jadi keinget ama  orang-orang yang telah menempuh jalan taubat dalam hidupnya.  Fantastic! Sebut aja Inneke Koesherawati yang bisa kita contoh  sepak terjangnya dalam bertaubat. Sebelumnya, artis cantik ini tekenal  dengan julukan 'bom seks' lantaran kiprahnya dalam film 'esek-esek' di layar  lebar.


Tapi kini, Alhamdulillah udah berbenah dan berubah dengan balutan  busana muslimah yang selalu menutup auratnya. Tak hanya itu, Mbak  Inneke juga mampu menyedot perhatian muslimah untuk terdorong  menutup aurat. Kalau ngomong 'mending', emang udah mending. Tinggal  gimana proses perubahan dan pertaubatan kita ngga cuma bermodal niat  ikhlas tapi juga cara yang ahsan sesuai perintah-Nya. Terus menggenapkan  taubat. Supaya perubahan kita sifatnya maksimal, sesuai tuntunan dan  insyaallah mengantarkan kita pada derajat taqwa. Aamiin. Semangat!

'Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang orang-orang  yang beriman supaya kamu beruntung' (QS. An-Nur:31)

Allah ta'ala udah ngasi kabar baik buat kita. Bahwa taubat yakni  kembali kepada Allah ditujukan untuk orang-orang yang beriman agar mendapatkan keberuntungan dengan sebenar-benarnya. Jadi kalau ada orang  yang pengen taubat, tapi takut rejeki seret, berarti tu orang kaga ngerti makna  rizqi yang sebenarnya. Buat apa sih jadi borju, tapi sakit-sakitan? Kehilangan  nikmat sehat, ihhhh. Apa guna dipuja-puja di pentas, dapat award ini itu tapi  hati gelisah karena ketiadaan energi ruhiyah dalam jiwa. Itu sih bukan untung,  tapi buntung.

Maka benarlah, Allah jadikan orang yang kembali ke jalan-Nya  mendapat keberuntungan nyata. Dicukupkan, penuh berkah dan hati lapang  tanpa diperbudak hawa nafsu. Orang-orang insaf di sekitar kita bisa jadi cerminan. Misal, Perempuan-perempuan yang terhina karena harus pake rok mini di dunia kerja, harus  berani meninggalkan dunia itu.

Apa sih hubungan 'rok mini' ama 'otak encer' ?  Apa pula korelasi sebatang rokok dengan perempuan berbokong gempal ?  Ihhh.... plizzzz deh. Kita harus dobrak semua ini ! Jangan takut! Allah bersama  kita, kawan! Seekor nyamuk saja tidak Allah biarkan sengsara, lantas mengapa  kita khawatir terlantar bersama-Nya.  Alhamdulillah, kita bisa saksikan perempuan-perempuan yang yakin  akan janji-Nya mendapat kekuatan. Entah wujudnya dalam rizqi baru yang  memuliakan, atau hati tenang dalam jalani kehidupan. Contoh hidup berkah  yang dilakoni para muslimah udah banyak. Ngga diterima jadi manager  perusahaan asing, banting stir buka bisnis sendiri. Bisnis para muslimah  sekarang makin varatif aja loh. Mulai dari usaha Ice Breaking (es krim geto  lohhh), handicraft, buka usaha toko buku ampe berjuang tanpa pamrih untuk  membina generasi.

Hei... bukankah itu tugas mulia? Disaat orang mikirin perut  sendiri, para muslimah dengan empati tingkat tinggi mau bergiat membantu  sesama lillahi ta'ala. Hemm, mungkin terlintas di benak kamu: 'gimana dong, dosa udah  melimpah ruah. Apakah tuhan akan memaafkan kemaksiatan selama ini?'.  Hemm, ngga peduli sebesar apa kemaksiatan yang udah terlanjur dilakukan,  bersegeralah 'melapor' kepada Allah untuk mendapat ampunan. Ingat  akherat, sobat!

 "Hai anak Adam, sungguh selama engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, Aku akan mengampunimu sebanyak apapun dosamu dan aku tidak  perduli. Hai anak Adam, kalau seandainya dosamu mencapai setinggi langit,  kemudian engkau beristighfar kepada-Ku, akan aku ampuni dosamu dan aku  tidak perduli. Hai anak Adam, sungguh kalau kamu datang kepada-Ku dengan  membawa dosa sepenuh bumi, kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam  kondisi tidak melakkan syirik, pasti aku akan mendatangkan ampunan  sebanyak itu juga." (HR. At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).


Yup.... benar banget. Allah itu Maha Pengampun dan Penyayang. Yuk,,  kita bangun pertemuan yang indah dengan Allah di akherat. So, tunggu apa  lagi? Seperti kata lagu Wali di atas, ayo sama-sama kita taubat. Dunia sesaat,  awas kau tersesat, ingatlah masih ada akhirat. [Alga Biru] 
Diberdayakan oleh Blogger.