Header Ads

Mengenal Matahari

MajalahDrise.com - Driser, matahari temasuk salah satu anugerah terindah yang Allah kasih tuk kehidupan kita. Saking sayangnya, Allah menjaga keseimbangan jarak matahari dan Bumi. Soalnya kalo terlalu dekat, bumi bisa gosong. Sebaliknya, kalo terlalu jauh bumi jadi beku. Cukup dengan jarak rata-rata 149.680.000 kilometer (93.026.724 mil), bumi kita jadi hangat-hangat kuku. Padahal sebenarnya panas permukaan matahari sendiri adalah 6.000 OC, dan dalemannya bisa sampe suhu 12 juta OC. Di permukaannya selalu terjadi ledakan bagaikan jutaan bom atom yang dijatuhkan tiap waktu. Ledakan ini menghasilkan lidah api raksasa yang ukurannya 40 atau 50 kali lebih besar dari bumi kita. Untungnya, panas matahari yang sampai pada bumi sekitar 0,2 % saja. Kalo lebih dari itu, bisa-bisa seperti di planet Merkurius yang suhunya berkisar antara 90 sampai 700 OK (-180 sampai 430 OC) panas...panas..panas..!
Berikut beberapa manfaat sinar matahari yang mesti kita tahu:
1.       Sinar matahari menghasilkan vitamin D. Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit. Ia mengubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D.  Menghadapkan sebagian dari tubuh ke sinar matahari selama 5 menit memberikan 400 unit vitamin D.
2.       Karena mengubah kolesterol di bawah kulit menjadi vitamin D, maka tubuh memberikan peringatan kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit, dan secara tidak langsung mengurangi kolesterol dalam darah.
3.       Dengan bertambahnya tingkat vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, bisa meningkatkan penyerapan kalsium.  Ini menolong pembentukan & perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia (pelembutan tulang tidak Normal).
4.       Sinar matahari dapat membunuh bakteri penyakit, virus dan jamur.  Hal itu berguna untuk perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonitis, pneumonia, mumps, asma saluran pernapasan.  Bahkan beberapa dari virus penyebar kanker dibinasakan oleh sinar ultraviolet ini.  Infeksi jamur, termasuk candida, bereaksi terhadap sinar matahari. 
5.       Bakteri di udara dibinasakan dalam waktu 10 menit oleh sinar matahari. Makanya penting menjemur bayi di bawah sinar matahari tapi jangan kelamaan apalagi sampe pake jepitan terus digantung di rak jemuran. Emangnya cucian!
6.       Sinar matahari juga meningkatkan beberapa jenis kekebalan. Sinar matahari menambah sel darah putih terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit.  Antibodi (gamma globulins) bertambah.  Pengaruh ini bertahan sampai 3 minggu.  Nitrofil membunuh kuman-kuman lebih cepat setelah pernafasan dengan sinar matahari.  Sepuluh menit di bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu dapat mengurangi flu 30-40 %.
7.       Cahaya matahari bagaikan insulin yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Ini merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (glukosa) menjadi gula yang tersimpan (glycogen), yang tersimpan di hati dan otot, sehingga menurunkan gula darah
8.       Sinar Matahari meningkatkan juga kebugaran pernafasanSinar matahari dapat meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan.  Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan kebugaran pernafasan ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur matahari.

Drise, meski bikin gerah, matahari adalah bagian dari kebesaran Allah swt yang sangat kita butuhkan dan wajib disyukuri. Tanpa kehadiran matahari, berarti dunia udah kiamat. So, nikmatilah kehadiran matahari dan rasakan berjuta manfaatnya. Okeh?![Ridwan]


BOX
Para Penyembah Matahari
Saking berartinya matahari, ada manusia yang salah kaprah dengan menjadikannya sebagai tuhan yang patut di sembah. Pada Sabtu 2 Oktober 2010,yang lalu  badan pengurus amal Inggris menetapkan Druid sebagai agama resmi. Druid yang memiliki upacara tahunan di situs megalitikum Stonehenge ini menyembah kekuatan alam seperti petir, matahari dan roh yang mereka percayai berasal dari gunung dan sungai. Saat ini terdapat 10 ribu penganut Druid dan beberapa ordo Druid di seluruh Inggris dan jumlah mereka terus bertambah karena munculnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Ada juga Summer Soltice, Ritual Penyembahan Dewa Matahari. Soltice adalah titik balik matahari, dimana matahari saat itu berada pada ketinggian maksimum saat musim panas. Peristiwa ini terjadi setiap tanggal 21 Juni. Pada saat ini siang hari akan lebih panjang waktunya dibandingkan dengan hari lainnya. Bagi bagi kaum pagan (peyembah berhala), Summer Soltice biasa dirayakan sebagai wujud pengakuan matahari sebagai sumber kekuatan dan kehidupan di bumi dipercaya sebagai kekuatan dewa tertinggi mereka.

Drise, mestinya para penyembah matahari nyadar bahwa sehebat apapun matahari pasti lebih hebat yang menciptakan dan mengendalikannya yaitu Al Khalik  yaitu Allah swt. “Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu, dan bintang-bintang dikendalikan dengan perintahNya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti.” (Q.S.An-Nahl (16):12) Betul?.[]
Diberdayakan oleh Blogger.